SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sejumlah petani yang menggarap pertanian di sekitar Sumur Sumber 1, Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengkhawatirkan penutupan sumur menggunakan lapisan yang terbuat dari semen.
Para petani mengkhawatirkan adanya kelalaian dalam penutupan lempengan beton tersebut karena sumur yang mereka ketahui memiliki kandungan gas yang besar justru akan meledak seperti tabung LPG.Â
“Takut saja kalau begitu, namanya orang awam,†jelas Indah (35), petani yang mempunyai sawah tak jauh dari Sumur Sumber, Jum’at (29/11/2013).
Senada diungkapkan Warno (46). Dia  berharap supaya penutupan tersebut benar-benar dipastikan aman untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Seperti kebocoran ataupun terjadinya ledakan.
Mengenai teknis penutupan, General Manager (GM) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), Eddy Fritz Dominggus, mengatakan, kalau teknis penutupan sumur tersebut sudah sesuai dengan standart yang ada.
“Sudah memenuhi standard operating procedure migas,†jelas Eddy, membalas konfirmasi SuaraBanyuurip.com.
Dengan begitu, maka penutupan ditempat tersebut dipastikan aman sehingga warga yang ada di sekitar sumur sumber tidak perlu khawatir lagi.
 “Sudah memenuhi itu, jadi pasti aman, Pak,†tandas Eddy.
 Diketahui, sementara ini sumur sumber 1, ditutup oleh JOB PPEJ setelah dilakukan uji produksi. Penutupan dilakukan di kedalaman tertentu menggunakan lapisan yang terbuat dari semen (cor). Hal ini dilakukan operator untuk melakukan study pengembangan lapangan ditempat tersebut.(edp)