SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro optimis jika pendapatan asli daerah (PAD) dapat meningkat signifikan pada saat Blok Cepu sudah berproduksi puncak. Meskipun pada tahun 2013 ini PAD mengalami penurunan sebesar Rp 8,2 M.Â
“Terlebih jika puncak produksi Blok Cepu tercapai,” kata Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono kepada suarabanyuurip.com, Rabu (4/12/2013).
Hartono mengungkapkan, pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) perubahan terjadi kenaikan secara signifikan sebelum adanya Proyek Blok Cepu seperti Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada 2011 silam yang mencapai Rp 35,9 Miliar dari pembebasan lahan.
“Kemudian naik lagi pada tahun 2012 menjadi Rp 5, 6 M,” tandas Hartono.
Dia menambahkan, pemasukan daerah dari Badan Perijinan yakni Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Ijin Gangguan ( HO ) hingga akhir tahun 2012Â memberi kontribusi sebesar Rp 18,4 M. Semua itu karena adanya proyek Lapangan Banyuurip Blok Cepu.
“Pendapatan kita bisa meningkat karena adanya pembangunan fasilitas Blok Cepu,” kata Hartono, mengungkapkan.
Tidak hanya itu, Hartono berharap ada keseimbangan antara kemampuan pendapatan dan kebutuhan belanja melalui pembiayaan netto sekaligus menghindari gagal bayar sehingga akan ada evaluasi didalam pelaksanaan pembangunan di Bojonegoro.
“Nantinya belanja terhadap program – program Pemkab terkait pembangunan jembatan yang dianggap merugikan warga akan dipertimbangkan kembali dengan merencanakan pembangunan jembatan pengganti meskipun hanya bersifat darurat,” tegasnya.
Purnawirawan TNI ini menambahkan, untuk mengatasi overload rumah sakit umum daerah (RSUD)Â Pemkab Bojonegoro akan mendirikan puskesmas rawat inap dari jumlah awal sebanyak 13 menjadi 26 puskemas pada tahun 2014.
“Salah satunya di Desa Gayam Kecamatan Gayam,” sergah Ketua DPC Partai Gerinda Bojonegoro ini.
Tidak itu saja, Stadion Letjen H Soedirman yang direncanakan masuk wilayah pengembangan Lapangan Sukowati Blok Tuban Oleh Joint Operating Body Pertamina Petrocina East Java (JOBP-PEJ)Â tetap diorientasikan untuk lapangan sepak bola.(rien)