SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Salah satu korban kecelakaan kereta rangkaian listrik (KRL) rute Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Bintaro Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013) siang kemerain, merupakan warga Blora, Jawa Tengah.
Korban itu bernama Agus Suroto (24 tahun), warga RT 03, RW 01 Desa Sambong, Kecamatan Sambong. Korban adalah Asisten Masinis dari kereta api. Saat ini jenazah korban masih di ruang instalasi forensik RS Polri untuk menunggu penjadwalan pemulangan ke kampung halaman.
Dari informasi Sumarno (53 tahun), paman korban, yang mendatangi  di RS Polri, Selasa (10/12/2013) dini hari, menyampaikan, bahwa  almarhum belum menikah dan sehari-hari tinggal di Depok.  Korban baru dua tahun bekerja di PT KAI dan sebelumnya bekerja selama dua tahun di Kawasan Industri Cikarang.
“Pihak keluarga mengaku tidak mendapat firasat apapun sebelum kecelakaan maut itu terjadi,” kata Sumarno kepada suarabanyuurip.com.
Sumarno menjelaskan, Agus adalah termasuk orang yang cerdas, pintar, selalu ceria dan pandai bergaul.
“Dia itu waktu SMP-nya selalu mendapat rangking satu disekolah. Setelah lulus meneruskan di SMK Migas Cepu,” kenangnya.
Seperti diketahui, Agus merupakan salah satu dari enam korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut. Adapun korban tewas yang lain diantaranya, Masinis Kereta Commuter Line, Sudarmanto (24), warga Jalan Flores Baru 4 nomor 37 RT 03 RW 011, Panggung Tegal Timur, Tegal. Petugas Pelayanan KRL (PPK) kereta Commuter Line Sofyan Hadi, warga Jalan RA Kartini Gang Mawar 3 RT 02 RW 02, nomor 14, Bekasi.
Ditambah pengguna jasa kereta Rosa Elizabeth, 73, warga  jalan Camar 10 Blok AJ nomor 2, RT 01 RW 08, Pondok Betung, Pengguna jasa kereta Commuter Line, Yuni (16), serta puluhan korban luka ringan hingga berat.(ali)