SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Hujan deras yang mengguyur sekitar lokasi sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu tak hanya menerjang lahan pertanian saja. Namun, juga telah mengganggu pelaksanaan projek Engineering Procuremen and Construction (EPC)-5 yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) – PT Rekayasa Industri (Rekind).
Hubungan Masyarakat (humas) PT Rekind, Herman susatya, mengatakan, hujan lebat yang turun beberapa waktu ini telah mengganggu pelaksanaan pengerjaan proyek EPC-5.
“Hujan pasti berpengaruh pada projek. Karena, aktivitas project terhenti. Khususnya, di RWI & Basin,” kata Herman Susatya melalui pesan pendek kepada suarabanyuurip.com, Selasa (10/12/2013).
Dia menjelaskan, tidak semua project EPC-5 tergaggu oleh hujan. Namun, ada yang tetap berjalan dalam kegiatan pengerjaan projectnya.
“Untuk flyover and building tetap berjalan seperti biasa, Mas,” jelasnya.
Ketika disinggung bagaimana langkah yang akan lakukan agar tetap bisa mengerjakan proyek yg terpengaruhi seperti di RWI dan Basin tersebut. Dia mengaku, menunggu kondisi hujan tidak turun.
“Nunggu tidak hujan saja. Karena, hal itu sudah masuk dalam risk assesment plan kita,” tegas Herman Susatya menerangkan.(sam)