SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Satuan Kerja Pelaksanaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) telah menyiapkan skenario guna mengejar target produksi minyak sebesar 870.000 barel per hari pada tahun 2014 mendatang.
“Semua pihak tengah mengupayakan jalan keluar berbagai masalah yang selama ini menghambat kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas,” tegas Kepala Humas SKK Migas, Elan Biantoro, kepada SuaraBanyuurip.com.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan, hasil dari Focus Group Discussion (FGD) nantinya akan menjadikan Kabupaten Bojonegoro sebagai model untuk diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.
“Terutama di wilayah yang memiliki sektor migas seperti sekitar Jawa Timur,Medan, Palembang, Balikpapan dan Papua,”tukasnya.
Dia menyampaikan,semua pihak pemangku kepentingan di dalam Inpres 2 tahun 2012 siap mendukung langkah Pemkab Bojonegoro melalui FGD dan mencari solusi yang tepat dalam mempercepat produksi.
“Akhirnya penghambat kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas dapat terurai satu persatu,” pungkasnya. (rien)