SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pemandangan ganjil, ketika melintas di pos penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berada di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur. Ratusan warga yang kesemuanya laki-laki tampak memadati area penjagaan setempat, Rabu (11/12/2013).
Setelah ditanya, ternyata mereka tengah menunggu pengumuman hasil test dari penerimaan petugas Satpol PP non PNS. Antusiasme dari masyarakat yang tertarik menjadi penegak Perda ini cukup mengagetkan. Selama ini Satpol PP dikenal sebagai lembaga yang cukup galak di mata masyarakat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto, mengatakan, kalau pendaftar yang mengikuti tes ini mencapai 400 orang. Jumlah ini tidak pernah dia bayangkan sebelumnya, karena awalnya dia memperkirakan jumlah pendaftar hanya mencapai sekitar 100 orang saja.
“Bayangan kami pendaftarnya tak sampai sebanyak itu, ternyata membludak,†kata Heri.
Dia mengatakan, kalau dari 400 pendaftar telah diambil 244 orang yang lolos tes administrasi. Selanjutnya jumlah tersebut akan dirampingkan lagi setelah melakukan tes lanjutan, yaitu tes fisik, kesehatan, dan tes tulis.
“Yang akan diambil sebanyak 30 orang,†lanjut Heri.
Heri juga mengatakan, kalau perekrutan pegawai non PNS ini merupakan langkah Pemkab Tuban untuk menutupi kekurangan petugas yang ada. Supaya kinerja dari penegak hukum dilingkungan pemerintahan ini bisa lebih maksimal.
Sementara itu, para peserta ketika ditemui mengatakan kalau sulitnya mencari pekerjaan menjadikan minat mereka untuk mendaftar. Terlebih tes itu memberi peluang bagi orang yang hanya mempunyai bekal ijazah SMA saja.
“Cari pekerjaan dengan ijazah SMA sulit Mas, ini merupakan peluang emas bagi saya,†kata Bagus Trengginas (23), salah satu peserta yang lolos tes asal Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. (edp)