Sawah Sekitar EPC 5 Terendam Banjir

terendam

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Hujan kembali mengguyur lokasi sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu yang dioperatori oleh Mobil Cepu Ltd (MCL). Tak pelak Kali Bangi di Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur kembali meluap, Kamis (12/12/2013).

Pantauan di lapangan menyebutkan, akibat meluapnya Kali Bangi itu, sawah warga sekitar proyek kampung tunnel di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, dan sekitar wilayah proyek engineering procurement and constructions (EPC)-5 terendam air.

Seorang warga Bonorejo, Judi, mengatakan, meski banyak lahan pertanian belum ditanami padi. Namun, terjangan air Kali Bangi tak hanya merusak jalan peralihan warga Bonorejo menuju sawah, tetapi juga menerjang sawah milik warga. 

“Lahan pertanian sekitar EPC-5, dan kampung tunnel mulai terendam air. Bahkan, pematang sawah juga ada yang ambrol diterjang air,” kata Judi ditemui di sekitar proyek kampung tunnel.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dusun (Kasun) Brabowan, Edi Suyanto, menyatakan, pihaknya menduga selain Kali Bangi belum dinormalisasi, kurang lancarnya saluran air yang menenggelamkan lahan pertanian warga diduga juga akibat pipa gorong-gorong di wilayah EPC-5 ukurannya kecil. Tepatnya, di bawah baliho besar di jalur lokasi pipa water intake.

“Hasil survei saya hanya dua pipa berukuran sekira 10 dim yang dipasang. Itu masuk proyek EPC-5 masuk wilayah Desa Bonorejo. Namun, dampaknya di lahan pertanian milik warga Brabowan. Untungnya hujan tadi tidak begitu lebat sehingga luapan Kali Bangi tidak seberapa dibandingkan beberapa waktu lalu, Mas,” jelas Edi Suyanto.

Dia berharap, dua pipa itu segera diganti dan diberi goron-gorong yang besar. Sehingga, saluran air bisa lancar, dan air dari hulu bisa cepat habis tidak berhenti di sawah warga.

“Sambil menunggu normalisasi Kali Bangi. Saya yakin jika gorong-gorong tersebut diperbesar setidaknya dapat mengurangi tergenangnya air di sawah warga, Mas,” imbuhnya menjelaskan. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Sebut Pengelolaan Sumur Tua Dikuasai Penambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *