SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan melakukan audit secara tekhnis maupun keuangan, terhadap kegiatan program Corporate Sosial Resposibility (CSR) dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) di Kabupaten Bojonegoro. Jawa Timur.
“Audit itu selalu kita lakukan,” tegas Kepala Humas SKK Migas, Elan Biantoro, melalui telepon seluler, Kamis (12/12/201313).
Dia mengatakan, meskipun menangani ratusan K3S di seluruh Indonesia pihaknya tetap mengetahui apakah program yang diberikan nanti, laporanannya fiktif atau tidak. Sehingga, dana untuk program CSR tidak bisa diselewengkan.
“Kalau masalah CSR kita tidak bicara uang, tapi program,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Desa, Ngampel Kecamatan Kapas, Bojonegoro, termasuk desa Ring 1 Lapangan Sukowati Blok Tuban, Pujianto, menyatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu realisasi program CSR dari operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ). Total nilai yang diberikan untuk desanya sebesar Rp380 Juta.
“Ada tambahan tali asih sebesar Rp150 Juta terhitung bulan September sampai dengan Februari 2014,” tandasnya. (rien)