Proyek EPC 5 Banyuurip Lumpuh

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojopnegoro – Pengerjaan proyek engineering procuremen and construktion (EPC)-5, Banyuurip, Blok Cepu yang dikerjakan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) – PT Hutama Karya (HK) mulai lumpuh. Hal itu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur ladang minyak yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL) hampir setiap hari.

Direktur Utama (Dirut) CV Prima Abadi (PA), Kamidin, mengatakan, sejak hari Kamis (12/12/2013) kemarin pelaksanaan pengerjaan proyek EPC-5 sudah mulai menurun. Karena, alat berat dan mobil dump truk tidak bisa maksimal masuk lokasi proyek EPC-5. Baik di lokasi water basin maupun lainnya yang masuk lokasi EPC-5.

“Sejak kemarin sudah mulai macet, Mas. Apalagi sekarang, lumpuh total pengerjaan proyek EPC-5. Semisal, pengurukan lokasi, dan pengerukan lokasi basin,” kata Kamidin via telepon, Jumat (13/12/2013).

Dia tambahkan, lumpuhnya pengerjaan proyek EPC-5 lebih disebabkan akibat hujan yang hampir setiap hari turun. Hujan menyebabkan lokasi proyek menjadi becek, dan pekerja banyak yang pulang.

“Semoga HK – Rekind segera mengambil tindakan pengantisipasian agar bisanya proyek bisa dikerjakan. Meskipun tidak maksimal,” jelasnya menyarankan.

Baca Juga :   Cuaca Membaik EPC 3 Mulai Dikerjakan

Dikonfirmasi terpisah, Humas Rekind, Herman Susatya, mengaku, pengerjaan proyek EPC-5 tetap berjalan.

“Di RWI (Bengawan Solo) tetap berjalan sampai dengan ambang batas banjir, dan Flyover and building tetap jalan,” ungkap Herman Susatya melalui pesan pendek.

Herman, menjelaskan, proyek Basin, jika hujan terus menerus, pekerjaan berhenti. Karena, akan merubah specification tanah, namun jika hujan selang seling maka pekerjaan akan dilanjutkan sesuai dengan kondisi yang ada,” imbuhnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *