SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Aksi warga Brabowan, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur yang menutup jalan sementara di dekat proyek kampung tunnel ditanggapi serius oleh kontraktor proyek Engineering Procurement and Contructions (EPC) 1 sumur Banyuurip, Blok Cepu, konsorsium PT Tripatra-Samsung. Â
Kontraktor dari operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) ini, langsung melakukan gerakan cepat menangani problema kerusakan jalan desa tersebut. Mereka langsung menguruk jalan yang rusak dnegan batu pedel.
Sosio Economy Staff Tripatra, Jarnoto, mengatakan, pengurukan yang dilakukan adalah sebagai bentuk kepedulian atas keluhan yang dilakukan warga Brabowan tersebut.
“Saya sudah mengusulkan empat rit tanah urug kepada menejemen Tripatra untuk memperbaiki jalan yang rusak, dan saat ini baru satu rit dikirim. Karena, kondisi cuaca hujan,” kata Jarnoto saat ditemui suarabanyuurip.com di lokasi jalan yang diurug, Minggu (15/12/2013).
Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, membenarkan bantuan pengurukan jalan sementara yang becek itu adalah dari Tripatra.
“Iya, Mas. Benar Tripatra yang ngirim tanah urug untuk perbaikan jalan yang dikeluhkan warga Brabowan tersebut,” kata Budi Karyawan.
“Alhamdulillah Tripatra langsung gerak cepat memberikan bantuan pedel untuk mengurug jalan sementara didekat proyek kampung tunnel yang berlubang dan licin ini, namun jalan belum dibuka oleh warga. Mungkin menunggu pengurukan selesai, Mas,” sambung Sutrisno, warga Puduk, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Bojonegoro.(sam)