SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Luapan Sungai Bengawan Solo yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Minggu,(15/12/2013) lalu, mengundang kepedulian berbagai pihak. Salah satunya, Puskesmas Cepu yang langsung menggelar posko pengobatan untuk korban banjir.
Dari pantauan, para korban banjir begitu antusias meriksakan kesehatannya. Karena disamping rumah mereka terendam, guyuran hujan terus berlanjut dikala rumah mereka tergenang banjir.
Posko Kesehatan di Kecamatan Cepu itu didirikan di dua lokasi. Yakni di Balun Gendeng, Kelurahan Balun dan Lingkungan Kebon Klopo, Kelurahan Cepu yang siap siaga dengan ambulance pelayanan yang mengitari daerah banjir. Posko kesehatan tersebut didirikan mulai Senin (16/12/2013), hingga beberapa hari kedepan.
Salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Cepu, Drg.Catur B. Soekardi, mengatakan, pendirian posko ini sebagai wujud kepedulian kepada korban banjir.
Seperti diketahui, hujan yang terus menguyur wilayah Kabupaten Blora dan sekitarnya sejak Sabtu siang (14/12) sampai malam, membuat sejumlah desa yang ada di Kecamatan Cepu tergenang banjir luapan Bengawan Solo.
Banjir juga menggenangi beberapa desa di Kecamatan Kedungtuban dan Kecamatan Kradenan. Meski pada Senin sore kondisi volume Bengawan Solo surut, namun beberapa lokasi masih tergenang air karena kondisinya tanahnya yang rendah.
Di Kecamatan Cepu ada beberapa desa yang tergenang luapan Bengawan Solo. Seperti Desa Sumberpitu, Nglanjuk, Ngloram, Getas, Cepu dan Balun. Adapun  Ketinggian air tersebut relatif bervariasi yang paling terdalam sampai setinggi 1 meter.(ali)