SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berjanji akan melakukan pendalaman area tambat perahu di Desa Karangagung, Kecamatan Palang, menyusul terjadinya protes nelayan pada pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) setempat, Kamis (19/12/2013).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tuban, Sunarto, ketika dihubungi usai melakukan hearing dengan perwakilan nelayan yang melakukan protes hari ini.
“Kita akan meminta rekanan untuk melakukan pendalaman awir ditempat tersebut,†kat Sunarto kepada SuaraBanyuurip.
Pendalaman dilakukan di area yang menjadi tambatan perahu nelayan saat ini. Supaya apa yang dikeluhkan nelayan bisa diatasi. Sementara itu, Sunarto mengatakan kalau anggaran yang diperuntukkan pembangunan PPI di desa tersebut senila Rp2,8 milyar.
Setelah pendalaman dilakukan, pihaknya baru akan melanjutkan pembangunan PPI kembali pada tahun 2014 mendatang.
“Karena waktunya sudah mepet, jadi pembangunan akan dilanjutkan pada tahun depan,†tambah Sunarto.
Sebelumnya, ratusan nelayan Desa Karangagung menghentikan alat berat yang melakukan pembangunan PPI. Mereka mengaku kesal, karena denah pembangunan tersebut dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan.
Selain itu, akses masuk menuju area penambatan juga dianggap terlalu sempit. Terlalu berbahaya bagi perahu nelayan ketika ombak besar, karena perahu sulit dikendalikan. Juga akibat dangkalnya area penambatan karena air tidak bisa masuk secara maksimal di area penambatan dan menyebabkan perahu mereka menghantam batu karang dan kerap kandas. (edp)