Ratusan Rumah Terendam Banjir Bengawan Solo

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo terus menggenangi daerah-daerah di hilir. Kali ini, banjir menggenangi 400 rumah dan ratusan hektar persawahan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Wilayah Lamongan yang langganan dihantam banjir Bengawan Solo adalah Kecamatan Babat. Yang meliputi Kelurahan Babat, Banaran dan Truni. Di Kelurahan Babat jumlah rumah yang tergenang sebanyak 99 kepala keluarga (KK) yang tersebar RW I,II, dan III.  Ketinggian air sekitar 20 cm.

Sementara di Kelurahan Banaran, jumlah rumah tergenang mencapai 175 rumah dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

 “Perangkat kelurahan dan warga melakukan peninggian tangkis dengan karung diisi pasir, sehingga banjir tidak meluas,” kata Lurah Babat nur wachit kepada suarabanyuurip.com, Kamis  (19/12/2013).  

Sementara banjir terparah terjadi di Desa Truni. Sedikitnya 400 rumah tergenang dan ratusan hektar lahan pertanian diterjang banjir. Ketinggian air yang masuk pemukiman warga setinggi lutut orang dewasa. Walau demikian warga yang rumahnya kebanjiran tidak ada satupun yang mengungsi. Mereka tetap bertahan tinggal dirumahnya masing-masing.

Baca Juga :   Sukur Priyanto : Bupati Ikut Campur Manajemen Persibo, Tapi Tak Ada Kontribusi

“ Sudah biasa kebanjiran mas. Jadi ndak ngungsi,” ujar Patmo, warga Truni Patmo.

Saat ini, warga hanya mengungsikan ternak sapi dan kambing serta kendaraan motor kedataran lebih tinggi. Mereka bergantian menjaga ternak tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan telah mengirimkan 800 karung sedang dinas pengairan mengirimkan satu rit pasir untuk peninggian tanggul. Selain itu, BPBD juga telah mendistribusikan 519 paket sembako.

“Bantuan sudah didistribusikan ke lokasi bencana,” kata camat Babat, Jarwito yang ditemui SuaraBanyuurip.com di Desa Truni.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *