SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro- Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur telah melakukan audit kepada seluruh pemerintah desa di 28 Kecamatan terkait pelaksanaan admnistrasi desa.
Kepala Inspektorat, Agus Suprianto, mengatakan, pada tahun 2014 mendatang pihaknya akan lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap pelaksanaan administrasi desa. Semua desa sekurang-kurangnya 50 persen akan diaudit, 50 persen lagi akan dilakukan pembinaan dengan cara monitoring.
“Khususnya bagi pemerintah desa penghasil minyak dan gas bumi atau Ring 1 yang menerima dana baik dari pemkab,pusat,maupun CSR,” tegas Agus kepada SuaraBanyuurip, Sabtu (21/12/2013).
Dia menyatakan, audit yang akan diprioritaskan tahun depan diantaranya pengelolaan aset desa, pegelolaan alokasi dana desa (ADD) include didalamnya APBDes, kemudian dana-dana bantuan baik itu corporate social responsibility (CSR), pemkab maupun pusat.
Terpisah, Kepala Desa Gayam, Pujiono, mengatakan, selama ini dana yang masuk baik dari Pemkab maupun pusat berjalan dengan baik tanpa ada masalah. Tidak ada dana yang tumpang tindih untuk pelaksanaan pembangunan desa.
“Kalau CSR kami tidak pernah menerima uang tunai,” tukasnya.(rien)