Kontraktor EPC 5 Dinilai Tak Tanggap Lingkungan

Camat Gayam

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Keluhan warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terkait kerusakan lahan pertanian akibat proyek Engineering Procurement and Construtions (EPC)-5 Banyuurip ditanggapi serius oleh Camat Gayam, Hartono.  

Setelah menerima laporan tentang keresahan warga, Hartono juga melakukan cek lapangan. Bahkan telah melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor EPC-5, konsorsium PT Rekayasa Industri (Rekind) – Hutama Karya (HK).

“Mbak Nina dari EPC-5 sudah saya telpon, saya suruh ngecek langsung di wilayah Desa Mojodelik dan sekitarnya, Mas. Agar tahu langsung kondisi sebenarnya tidak hanya menerima laporan saja, dan sebagai tindak lanjut evaluasi. Tapi, sudah dilakukan atau belum saya juga belum dapat laporan, Mas,” kata Hartono kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (21/12/2013).

Hujan deras yang mengguyur wilayah sumur Banyuurip dan sekitarnya menimbulkan kerusakan lahan pertanian. Baik itu lahan milik warga, tanah bengkok perangkat, dan tanah kas desa setempat. Indikasinya kondisi tersebut terjadi akibatkan saluran air sekitar proyek, Banyuurip tidak masimal.

Baca Juga :   Jalan Poros Kecamatan Sekitar Blok Cepu Rusak

Utamanya saluran air di sekitar lokasi proyek EPC-5. Akibatnya, tanaman padi maupun jagung rusak tertimpa tanah gerusan dari air hujan.

Mantan Camat Purwosari itu meminta, kontraktor EPC-5 harus cepat tanggap yang dikeluhkan warga disekitar lokasi proyek yang dikerjakannya. Sebelum semakin parah yang nanti menimbulkan gejolak warga.

“Kalau warga melakukan aksi demo tidak kontraktor saja yang ruwet, saya juga ikut ruwet, Mas. Karena itu segeralah turun ke lapangan jangan hanya di kantor saja,” pesannya mengingatkan.

Sekedar diketahui, lahan warga Mojodelik yang rusak itu adalah, milik Sukadi, Jaman, Kasim yang berlokasi di sebelah timur EPC-5. Selain lahan pertanian milik warga, juga tanah bengkok perangkat Desa Mojodelik, dan tanah kas desa banyak yang hancur diterjang air hujan tersebut pada, Rabu (18/12/2013) lalu. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *