SuaraBanyuurip.com – Atie Jarwati
Bojonegoro – BUMD Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (PT BBS), merespon aksi penanaman pohon di tengah jalan poros desa yang rusak dipakai proyek flare gas oleh pemuda Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. PT BBS menyatakan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat akan membangun jalan yang rusak tersebut.
Direktur PT BBS, Deddy Afidick, mengatakan, sebenarnya PT BBS sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo, dan PU untuk membahas perbaikan jalan yang rusak disekitar proyek flare gas.
“Hari Rabu (18/12/2013) kami mengutus staf ke Pemdes Campurejo guna membahas hal itu. Lalu pada hari Jumat (20/12/2013) kami berkoordinasi dengan PU, membahas kerja sama perbaikan jalan itu,” ungkap Deddy, Minggu (22/12/2013).
Dari koordinasi dengan PU tersebut PT BBS menargetkan paling cepat pembengunan dilakukan pada minggu depan, tepatnya Selasa (24/12/2013). “Tetapi itu baru target kami, tidak tahu nantinya bisa tepat waktu atau molor,” tambah dia.
Dia menambahkan, kalau nantinya yang menunjuk kontraktor untuk pengerjaan jalan akan dilakukan oleh PU. Sebab, PT BBS telah menyerahkan hal tersebut kepada PU.
“Kami meminta PU untuk mengutamakan kontraktor lokal asal Desa Campurejo dalam pembangunan jalan yang rusak,” katanya
Dijadwalkan pada hari Senin (23/12/2013) PT BBS dan PU akan melakukan survei lokasi untuk perhitungan kebutuhan dananya. “Senin (23/12/2013) kami dapat jumlah anggaran dana yang dibutuhkan membangun jalan,” tegas mantan petinggi operator ladang Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), tersebut.
Tanggapan dari Dedy Afidick tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa (Kades) Campurejo, Edy Sampurno. Dia katakan, perwakilan dari PT BBS sudah menghubungi pihak Pemerintah Desa, dan akan segera melakukan perbaikan jalan.
“Saya sudah sampaikan kepada para pemuda yang melakukan penanaman pohon di jalan. Kalau jalan akan segera dibangun,” jelas Edi. (ati)Â