Nyaris Jadi Korban Penipuan Naker Proyek Blok Cepu

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora –Tri Sriwahyu Ningsih, salah satu warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, hampir menjadi korban penipuan tenaga kerja di proyek minyak Banyuurip, Blok Cepu. Ia mengaku sempat dimintai sejumlah uang jika ingin bekerja di PT Discona, subkontraktor PT. Tripatra Engineers & Constructors, pelaksana Engineering, Procurement and Constructions (EPC) – 1 Banyuurip.

Kepada suarabanyuurip.com, Titik menceritakan, peristiwa itu berawal ketika dirinya usai menyerahkan lamaran kerja sebagai tenaga administrasi kepada salah satu temannya yang saat ini sudah bekerja sebagai karyawan di PT Discona dan PT CKG pada Senin (20/10/2014) pagi.

Setelah itu, lanjut Titik, malamnya dia mendapatkan pesan pendek (Short massge service/SMS) dari temannya yang dititipi lamaran yang meminta sejumlah uang Rp 2.000.000, jika ingin bekerja di perusahaan tersebut.

”Saya di SMS teman saya, kalau admin meminta sejumlah uang. Langsung seketika itu saya bilang kalau saya tidak punya uang,” ujarnya.

”Sebab sesuai informasi yang saya terima dari bebeberapa rekan yang lain, bahwa dari pusat tidak ada pungutan apapun atau tidak bayar,” lanjut Titik.

Baca Juga :   Pupuk Kujang Sudah Kantongi Ijin Perhutani

Community Affairs Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, membenarkan jika PT Discona merupakan subkontraktor Tripatra yang menangani pekerjaan di bidang kelistrikan. Namun, Ia menegaskan, Tripatra tak pernah memerintahkan dan melarang semua subkontraktornya yang merekrut tenaga kerja dengan harus membayar.

”Kami sangat tidak mentolelir adanya permintaan uang dalam rekrutmen tenaga kerja. Jika ada warga yang merasa dirugikan dengan subkontraktor kami, laporkan saja kepada pihak berawajib,” saran Budi.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *