SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro- Kontraktor proyek Engineering, Procurement and Constructions (EPC) 5 lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, PT Rekayasa Industri (Rekind) sudah pernah memperingatkan para kontraktor lokal dalam pengerjaan proyek selalu ada risiko untungruginya.
Humas PT Rekind, Herman Susatya, mengatakan, sudah mendengar keluh kesah para kontraktor lokal yang mengalami kerugian akibat hujan. Namun, dalam kontrak pekerjaan hal itu sudah diantisipasi terlebih dahulu. Sehingga, bagaimana caranya agar proyek tetap berjalan meskipun cuaca tidak bersahabat.
“Seharusnya pada musim kemarau kemarin mereka sudah menyelesaikan pekerjaan, jadi bagaimana caranya agar untung dan tidak dirugikan,” tegas Herman melalui saluran telephone, Senin (23/12/2013).
Dia menjelaskan, apabila kemauan para kontraktor lokal adalah penggantian biaya dan lain-lain maka PT Rekind harus melaporkan terlebih dahulu kepada MCL. Bahkan, sebelumnya PT Rekind mengingatkan kontraktor lokal agar menjadi suplier saja dari pada menjadi kontraktor.
“Risikonya besar kalau belum pengalaman,” tandasnya.
Pihaknya juga menyesalkan sikap kontraktor lokal yang kurang berkomunikasi saat ada kesempatan mengerjakan proyek. Namun, ketika mengalami kerugian baru meminta solusi seperti sekarang ini.
“Bukannya kami tidak peduli, tapi memang sebelumnya sudah ada pengarahan,” tegasnya.(rien)