Mobil Proyek Dilarang Melintasi Jalan Peralihan

siti rokayah

SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Meski jalan peralihan di Dusun Sukorejo (puduk) Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah diresmikan, namun kendaraan proyek Banyuurip, Blok Cepu dilarang melintas. Hal itu dilakukan agar jalan sepenjang 648 meter tersebut tidak cepat rusak karena merupakan akses warga menuju ke persawahan.

“Sebelum diresmikan memang banyak informasi kendaraan proyek masih melintas,” kata Kepala Desa (Kades) Bonorejo, Siti Rokhayah ditengah acara peresmian Jalan Peralihan Dukuh Sukorejo, Selasa (24/12/2013).

Oleh karenanya, beberapa waktu lalu  atas koordinasi warga dan tim pelaksana, sempat dilakukan penutupan jalan tersebut agar tidak lewat lagi.  

“Sebab hanya ini yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Umum Desa Bonorejo, Suparno, mengakui jika kendaraan proyek memang masih kerap melintas.

“Seperti truck dan bus pengangkut karyawan masih sering lewat jalan itu,” ujarnya.

Dia menuturkan jalan peralihan dibangun untuk masyarakat karena imbas pembangunan proyek Banyuurip, Blok Cepu.

“Khususnya warga Bonorejo,” ucap Suparmo.(roz)

Baca Juga :   Ribuan Perangkat Desa Tagih Janji Bupati Huda

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *