Kerugian Banjir Bojonegoro Capai Rp13,9 M

SuaraBanyuurip.comRiein Wedia

Bojonegoro –  Kerugian akibat banjir luapan sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ditaksir mencapai Rp13.917.625.000. Angka tersebut diperkirakan bakal naik lagi karena hujan masih berlangsung di wilayah hulu Bengawan Solo hingga daerah setempat.  

Kerugian tersebut meliputi hamparan tanaman padi yang gagal panen, hilangnya harta benda, dan kerusakan infrastruktur.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menyebut, dari Kecamatan Balen kerugiannya sebesar Rp10.000.000, Trucuk sebesar  Rp75.000.000, Kapas sebesar Rp225.375.000, Dander sebesar Rp1.250.000.000, Kanor sebesar Rp2.564.000.000, Baureno sebesar Rp8.469.300.000, Malo sebesar Rp1.291.450.000, dan  Kecamatan Ngraho sebesar Rp32.500.000.

Dari 15 kecamatan yang terdampak ada enam kecamatan yang belum melaporkan dampak kerugian. Di antaranya adalah Kecamatan Bojonegoro, Kalitidu, Padangan, Purwosari, Kasiman, Gayam, dan Kecamatan Sumberejo. 

Kepala BPBD Bojonegoro, Amir Syahid, mengatakan, kerugian paling besar berasal dari lahan pertanian yang terendam banjir. Banyak tanaman padi yang siap panen diterjang banjir. Akibatnya, banyak lahan padi yang membusuk dan gagal panen.
 
Amir menambahkan, banjir luapan Bengawan Solo terjadi di 96 desa di 15 kecamatan. Rumah warga yang tergenang banjir mencapai 8.418 unit. Luas tanaman padi yang terendam banjir mencapai 4.965 hektare, palawija seluas 575 hektare, dan pekarangan 379 hektare.

Baca Juga :   Pembagian Tuan Rasidi Dinilai Tak Adil

Untuk sarana umum yang terendam diantaranya gedung sekolah TK sebanyak 15 unit, SD 29 unit, SMP 3 unit, masjid 14 unit, mushala 90 unit. Sedangkan untuk jalan desa yang terendam  banjir mencapai 151.722 meter, jalan kabupaten sepanjang 4.670 meter dan jembatan sebanyak 18 unit.
 
“kerugian akibat banjir luapan Bengawan Solo sebetulnya lebih besar,” tukasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *