SuaraBanyuurip.com -Â Jarwati
Bojonegoro -Janji PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur untuk memperbaiki jalan poros Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro di sekitar proyek flare gas yang rusak parah akhirnya direalisasikan, Selasa (24/12/2013). Jalan rusak itu sebelumnya ditanami pohon pisang oleh pemuda Dusun Plosolanang.
Perbaikan jalan itu melalui kerja sama dengan Dinas Pekerjan Umum (DPU), yang menunjuk CV Jowe Sakti asal Bojongoro, sebagai kontraktor pelaksana. Dalam perbaikan itu BBS menyiapkan anggaran kurang dari Rp50.000.000.
Dari pantauan SuaraBanyuurip.com di lapangan, terlihat para pekerja mulai melakukan penggurukan pada lubang di badan jalan dengan menggunakan mesin. Selain sejumlah rambu-rambu dipasang untuk memperingatkan pengguna jalan agar berhati-hati.
Direktur PT BBS, Deddy Afidick, mengatakan, ditail pengerjaan jalan itu diserahkan sepenuhnya kepada DPU. Sedangkan untuk anggarannya BBS meminta sesuai standart dari PU.
“Sejak seminggu yang lalu kami sudah melakukan koordinasi dengan PU, untuk CV yang mengerjakan pun kami meminta PU yang menunjuknya. Tetapi kami berpesan agar PU mengutamakan CV lokal, dan kwalitas pengerjaan yang bagus,” pungkas Deddy.
Sedangkan saat ditanya mengenai kepastian dana yang disiapkan, Deddy hanya menyampaikan, kalau perkiraan anggaran pembangunan jalan tidak sampai lima puluh juta. Sebab jalan yang rusak panjangnya hanya seratus sepuluh meter, dan lebarnya tiga meter.
Sementara saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dinas PU Bojonegoro, Andi Candra, menjelaskan, kalau PU memang melakukan kerja sama dengan PT BBS untuk membantu menunjuk CV sebagai pelaksana dan mengawasi pengerjaan perbaikan jalan.
“Nantinya CV akan melakukan perbaikan jalan, dimana jalan akan di Hotmix yaitu dikembalikan seperti keadaan semula sebelum mengalami kerusakan. Kami targetkan perbaikan akan selesai pada awal Januari 2014,” tegasnya.(ati)