Takut Banjir Susulan, Warga Belum Bereskan Barang

SuaraBanyuurip.com - Jarwati

Bojonegoro – Adanya kabar banjir susulan Bangawan Solo membuat warga di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) terpanjang di Pulau Jawa khawatir. Sampai hari ini mereka tidak berani menurunkan, dan menaruh barang-barang seperti keadaan semula sebelum banjir datang beberapa waktu.

Warga Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, misalnya. Warga di kelurahan ini masih mencemaskan banjir kembali datang dan mengenangi pemukiman mereka.

Salah satu warga RT/RW 03/01,Kelurahan Ledok Wetan,  Naning (30), mengatakan, bahwa sebagian warga disana masih menaruh semua barang-barang berharganya ditempat yang tinggi. Namun ada sebagian warga yang menata barang-barang milik mereka seperti semula.

“Keluarga saya salah satu yang belum berani. Sebab kami mendapatkan informasi dari radio kalau akan ada banjir susulan. Padahal setelah banjir reda kemarin kami sempat berfikir akan menurunkan barang-barang kami,” kata dia.

Untuk barang milik keluarganya yang berharga seperti syofa, kulkas, televisi, dan barang elektronik lainnya, diamankan dengan ditaruh diatas meja kayu. Serta di bawah meja penyangga dari paving, dan batu putih tetap dibiarkan begitu.

“Karena saat banjir airnya masuk sampai rumah kami mbak, banjir kemarin saja sampai lima centi meter. Padahal bangunan rumah kami pondasinya hampir satu meter,” ujar Naning, mengungkapkan.

Dia menambahkan, kalau keluarganya baru berani menata barang seperti semula jika mendengarkan infomasi lagi dari media masa kalau tidak akan ada banjir susulan yang menerjang Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memang menghimbau agar masyarakat selalu waspada akan adanya banjir susulan. Karena cuaca saat ini masih ekstrim, dan diprediksi sampai bulan maret 2014 curah hujan masih tinggi.

Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro, Amir Sahit, memprediksi, akan ada banjir susulan. Karena itu BPBD memberitahu masyarakat melalui media massa, agar siap siaga jika banjir kembali melanda.

“Kemungkinan tetap ada banjir susulan, karena itu kami tetap sediakan posko, dan tempat mengungsi, jika kejadian sewaktu-waktu datang,” tegasnya. (ati)

Baca Juga :   Dewan Sepakat Raperda LP2B Dijadikan Perda

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *