Sahroni Turun Setelah Dibujuk Rayu

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Setelah dibujuk, pemanjat tower komunikasi di dalam kawasan Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) akhirnya mau turun dari ketinggian 50 meter, Sabtu (28/12/2013).

Entah bagaimana cara petugas membujuk pria ini. Yang jelas Kapolsek Soko, AKP Bagyo, mengatakan, kalau pria ini turun dari tower pada kisaran pukul 10:30 waktu setempat.

“Sudah turun, tadi antara pukul 10 hingga 10:30,” jelas Bagyo, ketika dihubungi SuaraBanyuurip.com melalui ponselnya.

Pria yang diketahui bernama Sahroni (28), warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ini langsung dibawa ambulance setelah turun dari tower. Meski begitu, Bagyo memastikan kalau kondisi Sahroni dalam keadaan baik.

“Kondisinya dalam keadaan baik,” kata Bagyo singkat.

Sebelumnya, Sahroni nekat masuk dikawasan operasi JOB PPEJ yang terletak di desa setempat. Sekitar pukul 05.00 pagi dia memanjat pagar tembok belakang menggunakan tangga dan langsung naik ke atas tower. Bapak satu anak ini menuntut supaya KKKS tersebut memperkerjakan dirinya, selain itu dia juga menuntut supaya JOB PPEJ mencairkan uang kompensasi selama 4 bulan dengan nilai sebesar Rp500 ribu per bulan.

Baca Juga :   Kuota LPG 2017 Menunggu Pengesahan BPH Migas

Sementara itu, Sahroni belum bisa dihubungi kembali usai menjalankan aksinya. Beberapa kali Suarabanyuurip.com melakukan panggilan hanya terdengar nada sambung. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *