SuaraBanyuurip.com – Jarwati
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menegaskan, untuk anggaran Corporate  Social Responsibility Operator Migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) tahun 2013 akan tetap dialokasikan.
Namun untuk jumlah anggaran akan mengalami penurunan, dan belum ada pencairan CSR. Sebab pada tahun 2012 ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang melakukan audit CSR JOB P-PEJ, dan ada indikasi penerapan CSR JOB P-PEJ tidak efesien.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas, Elan  Biantoro, mengatakan, bahwa audit yang dilakukan LSM tersebut ada temuan-temuan yang harus ada pembenahan dalam pemberian CSR JOB P-PEJ. Sehingga Tim dari JOB P-PEJ menarik dulu CSR nya, karena harus ada pembenahan sistem.
“Tetapi alokasi CSR JOB P-PEJ tahun 2013 tetap ada, hanya saja untuk penerapannya akan dilakukan pada tahun 2014,” ungkap Elan.
Menurut dia, dalam pemberian CSR  yang terpenting bukanlah berapa besarnya nilai anggaran. Melainkan seberapa besar manfaat yang diberikan dan diterima oleh masyarakat .
“Jadi CSR itu bukan berapa nilainya, tetapi apa manfaatnya,” tegas Elan.Â
Kendati demikian SKK Migas tidak menyalahkan JOB P-PEJ, karena secara prosedural dilihat CSR yang diberikan JOB P-PEJ sudah sesuai. Yaitu dengan membentuk Komite Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di setiap desa penerima program. Hanya saja dalam perjalanan ada KPMD yang tidak benar dalam melaksanakan CSR.
“Mungkin karena kurangnya pembekalan yang diberikan kepada pengurus KPMD, sehingga perlu ada penataan kembali, dan akan kami arahkan,” tegasnya. (ati)