Gedhong Ageng Makam Kerabat Arya Penangsang

Warga Kehormatan

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Situs Jipang Panolan di abad XVI masih menyisakan lacak sejarah perjuangan anak bangsa. Setidaknya hal itu bisa ditemui di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Dulu semasa kerajaan Demak berkuasa, Jipang merupakan Kadipaten yang dipimpin seorang Adipati yang terkenal dengan nama, Arya Penangsang (Haryo Penangsang). Di masanya Arya Penangsang merupakan tokoh yang paling disegani, bahkan raja di Demak pun tak sanggup mengatasinya.    

Desa Jipang sendiri terdiri dari tiga pedukuhan, yaitu Dukuh Judan, Perum Purnawirawan TNI Auri, dan Dukuh Jipang. Desa ini berbatasan dengan Desa Ngloram dan Kapuan di sebelah barat, di sebelah Selatan dan Timur berbatasan dengan Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, dan Desa Tebon, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro batas perbatasan ini adalah sungai Bengawan Solo.

Wujud peninggalan yang menghubungkan dengan sejarah Kerajaan Jipang itu, menurut Lulus Tri Laksono, seniman asal Cepu, adanya makam tua dan dikeramatkan. Yakni;  Gedong Ageng, dan Santri Sembilan Walisongo.

Baca Juga :   Dorong Pemajuan Kebudayaan Berbasis Komunitas, Bale Parawangsa Rancang Model Operasi Sanggar

Selanjutnya, Nggawan Sore (Bengawan Sore) yaitu tempat bersejarah lokasi pertempuran Adipati Jipang Panolan Arya Penangsang melawan pasukan Pajang pimpinan Hadi Wijaya. “Namun saat ini sudah dijadikan areal persawahan oleh penduduk sekitar, ” katanya.

Menurut Tulus, Gedong Ageng adalah sebuah makam umum yang di dalamnya terdapat petilasan Siti Hinggil, petilasan semayam keputren, dan makam kerabat Kadipaten Jipang Panolan. Antara lain; makam R Bagus Sumantri, R Bagus Sosro Kusumo, RA Sekar Winangkrong, dan Tumenggung Ronggo Atmojo.

Ada juga Makam Santri Songo Warga Jipang biasa menyebutnya Kramat Songo. Disebut demikian karena di situ ada sembilan makam santri dari kerajaan Pajang yang dibunuh oleh prajurit Jipang, karena dicurigai sebagia telik sandi atau mata–mata Sultan Hadi Wijaya. (ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *