SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kritisnya tanggul Bengawan Solo di Dusun Belimbing, Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akibat banjir dan ulah dari penambang pasir tradisional hari ini, Jumat (3/1/2014), dibenahi oleh warga dengan cara kerja bakti.
Kerja bakti dilakukan warga setempat, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, dan juga anggota dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Kerja bakti dilakukan, karena khawatir dengan kondisi tanggul yang memprihatinkan. Hal ini bisa dimaklumi karena tanggul tersebut berbatasan langsung dengan pemukiman warga. Selain itu, kondisi tanggul yang sudah terlalu parah dipastikan tidak akan mampu menahan air apabila banjiran susulan datang.
“Kalau tidak segera, takut ambrol,†terang salah seorang warga yang ikut dalam kerja bakti.
Saat ini, pengurukan tanggul tersebut dipastikan hampir selesai. Mereka melakukan perbaikan tanggul dengan memasang pembatas tanggul menggunakan gedek (anyaman bambu yang biasanya dibuat untuk dinding rumah tradisional) supaya tanah tidak mudah longsor. Serta menguruk tanggul yang retak menggunakan pedel agar tidak ambrol.
“Saat ini sudah rampung 80 persen,†kata Frans, salah satu anggota BPBD Kabupaten Tuban kepada SuaraBanyuurip.com. (edp)