SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Selama satu bulan terakhir, ratusan nelayan di pesisir Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tidak melaut akibat cuaca tidak menentu. Mereka tidak bisa memprediksi kapan cuaca buruk tiba-tiba menyerang perairan utara.
Di sejumlah pantai, tampak perahu para nelayan, khususnya perahu kecil terlihat ditambatkan. Sementara perahu besar, banyak yang memilih untuk mendarat di pangkalan pendaratan daerah lain, seperti di Belimbing, Lamongan, serta beberapa daerah yang ada di propinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Cuaca tidak memungkinkan untuk melaut, Mas,†kata Sartono (40), salah satu nelayan asal Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
Saat ini, mereka menyambung hidup dari uang tabungan. Sementara beberapa nelayan ada yang menangkap ikan dengan menebar jaring di pinggir pantai, mencari kerang, ataupun menangkap kepiting pantai yang banyak bersembunyi di bawah batu karang.
Dari hasil tersebut, mereka memperoleh pendapatan sekedarnya. Ada juga yang menebar jala untuk dikonsumsi sendiri.
“Hanya dimakan sendiri, kalau dijual juga hasilnya tidak seberapa,†jelas Wawan, ketika menebar jala di sekitar pantai Asmoroqondi, Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang.
Saat ini para nelayan mengaku tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa berharap cuaca di perairan utara bisa secepatnya stabil. Supaya mereka bisa kembali melaut dan mengadu peruntungan di tengah samudra.(edp)
Â
Sudah Sebulan Nelayan Tak Melaut