Suarabanyuurip.com – d suko nugroho
Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan adanya tren kenaikan volume penumpang yang cukup signifikan selama masa libur panjang akhir pekan, menjelang Hari Lahir Pancasila pada Kamis (1/6) dan cuti bersama Hari Raya Waisak pada Jumat (2/6).
Data terbaru yang dirilis oleh KAI menunjukkan bahwa selama 5 hari dari tanggal 31 Mei hingga 4 Juni 2023, jumlah penumpang kereta api mencapai 593.130 orang. Fenomena ini menjadi angka yang mencengangkan bagi KAI (berdasarkan data tanggal 3 Juni 2023, jam 09:30 WIB).
Beberapa perjalanan kereta api yang menjadi favorit masyarakat selama liburan ini antara lain KA Argo Parahyangan yang menghubungkan Gambir dan Bandung, KA Airlangga yang menghubungkan Pasar Senen dan Surabaya Pasar Turi, KA Serayu yang menghubungkan Pasar Senen, Kiaracondong, dan Purwokerto, serta KA Ranggajati yang menghubungkan Cirebon, Yogyakarta, dan Jember.
Rute-rute favorit yang paling diminati masyarakat pada periode long weekend ini adalah Jakarta – Bandung PP, Jakarta – Yogyakarta PP, Jakarta – Surabaya PP, Bandung – Surabaya PP, dan beberapa tujuan lainnya.
Untuk mengakomodir meningkatnya volume pelanggan selama libur panjang akhir pekan ini, KAI mengoperasikan total 1.109 perjalanan kereta api jarak jauh, dengan rata-rata 222 perjalanan kereta api per hari. Angka ini naik sebesar 4% dibandingkan pekan sebelumnya, yang memiliki rata-rata 214 perjalanan kereta api per hari.
“Penambahan perjalanan kereta api ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama di masa high season seperti long weekend ini,” ungkap Joni, juru bicara KAI dalam keterangannya.
Selain itu, KAI juga mengimbau kepada pelanggan agar memperhatikan jadwal keberangkatan kereta api yang tertera pada tiket atau e-ticket untuk perjalanan kereta api mulai 1 Juni 2023. Hal ini berkaitan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2023 yang dimulai pada tanggal tersebut.
Terkait dengan aturan barang bawaan, KAI mengingatkan pelanggan agar memperhatikan volume dan dimensi yang diizinkan. Volume maksimal barang bawaan adalah 20 kg atau volume 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm. Jika barang bawaan melebihi berat atau ukuran tersebut, pelanggan dapat membayar bea kelebihan bagasi atau membeli tempat duduk ekstra. Biaya tambahan untuk bea bagasi berbeda-beda tergantung kelas, yaitu Rp10.000,00 per kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000,00 per kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000,00 per kg untuk kelas ekonomi.
Pelanggan kereta api juga diingatkan untuk tidak membawa barang-barang tertentu dalam bagasi, seperti barang mudah terbakar, senjata api atau senjata tajam, narkotika, obat-obatan terlarang, zat aditif, benda/barang berbau menyengat, serta hewan peliharaan.
“Animonya masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama long weekend ini disebabkan oleh keunggulan kereta api sebagai transportasi massal yang aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Momen liburan bersama keluarga atau teman dapat dinikmati dengan nyaman dan menyenangkan,” tambah Joni.
Dengan adanya peningkatan jumlah penumpang kereta api yang signifikan selama libur panjang akhir pekan ini, KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mengoptimalkan operasional kereta api untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi yang aman, efisien, dan nyaman.(suko)





