SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Perusahaan Daerah (PD) Aneka Tambang, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, hingga saat ini belum menentukan siapa yang akan digandeng dalam pengelolaan sumur tua yang tersebar di Dusun Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan.
Hal ini diungkapkan Direktur PD Aneka Tambang, Maria Magdalena, ketika dihubungi SuaraBanyuurip.com melalui ponselnya, Senin (6/1/2014).
“Kita masih tenderkan,†jawab Maria, ditanya mengenai siapa pihak ketiga yang akan digandeng dalam pengelolaan belasan titik sumur tua ditempat tersebut.
Selain itu, Maria juga mengatakan, pihaknya masih menunggu perijinan yang telah diajukan sejak tiga tahun lalu. Meski begitu, PD Aneka Tambang sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang awalnya melakukan penambangan ditempat Dusun Gegunung.
“Kalau sosialisasi sudah,†tegas dia.
Maria menyebutkan, ada sekitar 18 titik sumur minyak tua di Dusun Gegunung yang selama ini masih ditambang warga secara tradisional. Karena itu setelah nanti sumur dikelola BUMD, dirinya berjanji akan melibatkan penambang dalam beberapa pekerjaan.
Sementara untuk aktivitas penambang sendiri, Maria mengatakan, kalau pekerjaan tersebut membutuhkan teknologi yang tinggi dan pengelola yang berkompeten.
“Kita tetap akan libatkan warga yang ada disana, tapi syaratnya adalah warga asli. Bukan warga diluar daerah tersebut,†tandas Maria.(edp)