Komisi IV Pantau UMKM Bojonegoro

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Melemahnya nilai tukar rupiah saat ini tentu berimbas pada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga perlu ada penguatan terhadap para pelaku UMKM. DPR RI akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UMKN di daerah khususnya di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Anggota Komisi VI DPR RI, Ida Ria Simamora, menjelaskan, keberadaan industri minyak dan gas bumi di Bojonegoro secara otomatis akan menguatkan permodalan. Hal ini perlu dilakukan mengingat banyak petani yang kehilangan mata pencahariannya.

“Banyak lahan sawah yang terjual, melalui UMKM diharapkan kehidupan mereka lebih baik,” tegasnya kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (7/1/2014).

Dia mengungkapkan, usaha kecil menengah  harus diberikan penguatan karena tingkat suku bunga dan Rate BI sekarang juga naik. Pemerintah harus memperhatikan hal ini juga.

Ida mengungkapkan, akan memantau sejauh mana Pemerintah Daerah telah bertindak untuk menyehatkan sektor UMKM. 

“Memang di lapangan harga-harga bahan baku dan pokok naik. Tapi, paling tidak pemerintah tetap memberikan perhatian, kemudian modal usaha juga akan disalurkan melalui perbankan plat merah kita,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kerap Dikeluhkan, Poros Bonorejo Diperbaiki

Sementara itu, Kepala UMKM Bojonegoro, Nuzulul Hudaya, mengatakan, usaha UMKM di Bojonegoro  mengalami pertumbuhan yang signifikan. Jumlah UMKM saat ini mencapai 112 ribu.

“Kita terus melakukan pembinaan terhadap koperasi dan UMKM ini agar mampu berkembang dinamis. Sehingga ekonomi kerakyatan benar-benar terwujud dan Koperasi maupun UMKM dapat menjadi denyut nadi ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *