SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Pemasangan jaringan gas  ke rumah tangga sasaran pada tahap pertama sudah dalam tahap penyelesaian. Sebanyak 4.000 Kepala Keluarga (KK) akan menikmati produksi gas bumi dari Proyek City Gas di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Gas tersebut akan disalurkan dari Central Processing Plan (CPP) Blok Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora. CPP merupakan bagian dari pengolahan gas dalam  Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) oleh PT Pertamina EP PPGJ.
Saat ini di rumah-rumah warga dipasangi meteran yang digunakan untuk mengukur jumlah pemakaian gas. Piranti ini untuk penentuan besaran pembayaran penggunaan gas bumi setiap bulannya.
Menurut Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Setyo Edi, bahan pemasangan jaringan gas tahap pertama dilakukan di desa-desa seputaran Blok Gundih. “Untuk 4.000 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Kradenan, Kedungtuban, Cepu,” katanya, Rabu (8/1/2014).
Edi menambahkan, bantuan pemasangan jaringan hingga ke rumah warga itu secara gratis, karena bantuan dari pemerintah pusat. Proyek bantuan pemerintah ini ke depannya sebagai solusi gas murah untuk warga, karena tidak perlu beli tabung cukup menyalakan dari dapur rumah masing-masing.
“Pembayaran tetap tergantung pada jumlah  pemakian selama sebulan. Kalau diperkirakan sebulan warga membayar kira-kira Rp30.000 sampai Rp40.000 saja,” kata Edi.
Sebagaimana diketahui, proyek City Gas yang lokasi ekplorasi dan eksploitasi berada di Desa Sumber. Hal itu merupakan kompensasi ke daerah penghasil dari Pemerintah Pusat dengan harapan bisa bermanfaat bagi rumah tangga. Tahun ini Pemkab Blora melalui Dinas ESDM telah mengajukan tambahan kuota pemasangan jaringan gas sebanyak 8.000 KK kepada pemeritah pusat. (ali)