Dewan Sesalkan CSR JOBP-PEJ Belum Terealisasi

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyayangkan sikap operator sumur migas Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) yang belum juga merealisasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2013 kepada masyarakat di sekitar tambang. Karena saat ini tahun sudah menginjak 2014.

Anggota Komisi B, Lasuri, mengaku, sangat terkejut dengan keluhan dari masyarakat Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro beberapa waktu lalu yang menyatakan belum menerima CSR JOBP-PEJ tahun 2013. Untuk memastikan hal itu, komisi dewan yang salah satunya membidangi masalah migas itu akan melakukan monitoring di desa lainnya seperti Desa Sambiroto dan Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.

“Mengejutkan buat kita kalau operator belum merealisasikan CSR kepada masyarakat sekitar. Itu kan kewajiban perusahaan terlebih menggunakan tanah moyang untuk proyek migas,” kata Lasuri kepada suarabanyuurip.com, Kamis (9/1/2014).

Lasuri menegaskan, sikap JOB P-PEJ sama saja dengan sign of crisis dengan masyarakat di ring 1 Lapangan Sukowati. Hal itu perlu dicari tahu apakah memang unsure kesengajaan ataukah ada kendala dalam melakukan realisasi program.

Baca Juga :   Lima 2B Rampungkan Musdes LPj Patra Daya

“Banyak sekali yang perlu di evaluasi ulang dalam pelaksanaan CSR di ring 1 Sukowati, saya lihat kok yang bermasalah selalu disana sebenarnya salah siapa. Apakah pemerintah desa yang kurang mampu berkomunikasi dengan operator atau sebaliknya operator memang tidak peduli,” tandas Politisi Partai Amanat Nasional itu.

Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani, belum memberikan konfirmasinya terkait hal tersebut.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *