SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Rencana penutupan lokalisasi Dolly oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur diprediksi akan berdampak pada migrasi para Pekerja Seks Komersial (PSK). Tidak menutup kemungkinan para PSK itu akan masuk ke Bojonegoro lantaran adanya geliat industri migas dan turunannya.
“Kalaupun berpotensi kita akan antisipasi,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Adi Wicaksono dikonfrimasi suarabanyuurip.com, Senin (13/1/2014).
Adi menyatakan, pihaknya akan menginstruksikan ke bagian sosial untuk lebih pro aktif. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian.
“Tentu akan kita gelar rahasia bersama,”ujarnya.
Dia mengungkapkan, untuk lokalisasi di Bojonegoro, khususnya Kalisari di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk belum sepenuhnya ditutup. “Kita hanya bisa mengantisipasi saja,” pungkas Adi.(roz)