Puncak Konstruksi EPC 1 Libatkan 6.000 Naker

SuaraBanyuurip.com Ririn Wedia

Bojonegoro – Proyek Engineering,Procurement and Constructions (EPC) 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang dikerjakan oleh PT Tripatra kini mencapai 80 persen lebih. Di lokasi Central Processing Facility (CPF) tidak lagi mengijinkan semua kendaraan masuk berlalu lalang.

Community Affair and Manager PT Tripatra, Budi Karyawan, mengatakan, dari puluhan kendaraan yang awalnya diperbolehkan memasuki area CPF kini tidak bisa masuk sembarangan. Kegiatan yang dilakukan semakin padat untuk segera menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

“Hanya boleh beberapa kendaraan saja yang bisa masuk,” tukas Budi Karyawan, Sabtu (18/1/2014).

Dia menyatakan, puncak konstruksi di EPC 1 melibatkan 6.000 tenaga kerja (Naker), baik tenaga skill (terampil)  maupun unskill (tidak terampil). Namun, lebih besar jumlah tenaga skill untuk menyelesaikan pekerjaan inti yang membutuhkan tenaga ahli.

” Tidak sembarang orang bisa mengerjakan proyek di EPC 1 karena butuh ketrampilan tinggi,” imbuhnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Truk Tangki Minyak PEP Dihadang Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *