SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (18/1/2013) kemarin sekira pukul 22.00 WIB. Sebanyak dua rumah milik warga lingkungan Wonorejo Gang 3 ludes dilalap si jago merah.
Dua rumah itu milik Mariyono dan Silistiono. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.
Kepala Kelurahan Cepu, Budi Santoso yang juga ikut melakukan pertolongan pada korban saat kejadian kepada SuaraBanyuurip.com mengatakan, akibat kebakaran itu jumlah kerugian yang diderita Sulistiono ditaksir mencapai Rp400 juta. Sedangkan kerugian Mariyono diperkirakan mencapai Rp200 juta.
“Kerugian itu termasuk rumah dan barang- barang yang ada didalam kedua rumah,” kata Budi.
Budi mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak Polsek Cepu. “Namun dugaan kuat penyebabnya konsletting listrik,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Satgana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora, Agung Tri mengatakan, kebakaran itu diperkirakan kebakaran mulai jam 21.00 WIB. Namun karena belum ada satupun mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi, maka warga sekitar berinisiatif melakukan pemadaman sendiri.
“Sekitar pukul 21.30 WIB, warga sudah berusaha memadamkan api dan mengevakuasi korban dan harta yang masih bisa diselamatkan,” katanya.
Agung menjelaskan, mobil pemadam kebakaran datang sekitar pukul 22.00 WIB. “Ada 4 mobil kebakaran yang datang, tapi api sudah melalap sebagian besar rumah yang terbuat dari papan kayu,” terangnya.
Adapun keempat mobil pemadan itu sendiri berasal dari Pemda Blora, Pertamina, STEM PTK Akamigas, dan Pusdiklat Migas Cepu. (ali)