MCL Fokus Kejar Produksi Puncak Banyuurip

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan ExxonMobil, raksasa migas Amerika Serikat, menyatakan masih fokus menyiapkan fasilitas produksi puncak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Pernyataan itu menanggapi desakan sejumlah elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, yang menginginkan agar Lapangan Migas Giyanti yang sudah dilakukan pembebasan lahan pada 2010 lalu untuk segera digarap.

“Saat ini kami fokus pada penyelesaian pembangunan fasilitas untuk pencapaian target produksi puncak di Proyek Banyuurip,” kata juru bicara MCL, Rexi Mawardjijaya kepada suarabanyuurip.com.

Sesuai scenario, puncak produksi lapangan minyak Banyuurip  akan mencapai 165 ribu – 185 ribu barel per hari (bph) pada Oktober 2014. Saat ini lima paket pekerjaan engineering, procurement and constructions (EPC) Banyuurip yang berpusat di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban terus dikebut.

Seperti diketahui,  MCL mulai mengelola Blok Cepu sejak tahun 2006 setelah mengambil alih kepemilikan Humpuss Patra Gas. Di Blok Cepu sendiri terdapat beberapa lapangan, di antaranya Lapangan Alas Dara Kemuning, Lapangan Giyanti, Lapangan Banyu Urip, Lapangan Cendana, serta Lapangan Alas Tua.

Baca Juga :   Rekind Bakal Rekrut 4000 Naker Lokal Bojonegoro

Dari beberapa lapangan itu, Lapangan Alasdara dan Kemuning yang ada di Kabupaten Blora oleh MCL sudah dikembalikan kembali ke negara. Pemerintah pusat akan menyerahkan pengelolaan kedua lapangan itu ke Pertamina sebagai operatornya.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *