SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor pelaksana proyek Engineering Procurement, and Construction Gas Processing Facility (EPC GPF) Jambaran-Tiung Biru (J-TB), PT Rekayasa Industri (Rekind) menyampaikan, dalam mengerjakan proyek GPF yang berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bakal menyerap tenaga kerja (Naker) total sekira 6000 orang.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terjadi pada puncak konstruksi dikisaran pertengahan tahun 2019 hingga tahun 2020.
“Dari jumlah tersebut terdiri dari tenaga ahli, skill, dan semi skill,” ujar Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin saat melakukan sosialisasi rencana kerja dan perekrutan naker proyek GPF J-TB di Pendopo Kecamatan Purwosari, Selasa (27/3/2018) lalu.
Setelah puncak konstruksi, secara bertahap akan terjadi penurunan jumlah naker. PT Rekind, akan berusaha bekerja sesuai target yakni selama tiga tahun agar tidak terkena pinalti.
“Dari total 6000 naker itu, untuk sekitaran lokal Bojonegoro sebanyak 3000 sampai 4000 orang,” imbuhnya.
Dia menilai, jumlah tersebut beda dengan pekerjaan sebelumnya di proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dimana, ada lima proyek besar dikerjakan sekaligus. Seperti EPC 1, 2, 3, 4, dan 5. Sehingga membutuhkan naker yang cukup banyak.
“Kalau di J-TB cuma satu, yaitu mengerjakan GPF. Jadi kebutuhan nakernya sedikit,” tandasnya.
Pihaknya mengaku, akan selektif dalam merekrut naker. Jangan sampai, memasukkan karyawan yang memiliki catatan buruk pada pekerjaan sebelumnya di Lapangan Banyuurip.
“Takutnya nanti ada dampak yang buruk, jadi kami akan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengetahui latar belakang pekerja,” kata pria yang berdomisili di Kabupaten Tuban ini.
Untuk rekrutmen naker akan dilakukan satu pintu melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker). Langkah ini dilakukan selain bisa berjalan tertib juga menghindari percaloan naker. Sedangkan untuk prosesnya semua tidak dipungut biaya.
“Setelah sosialisasi ini, secara tekhnis proses perekrutan semua ada di Disperinaker,” pungkasnya.(rien)