SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur akan mendukung pendirian pabrik pupuk PT Pupuk Kujang yang memanfaatkan gas dari unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru-Cendana. Dukungannya akan diberikan dalam bentuk kemudahan mebgurus perijinan yang menjadi kwewenangan Pemkab.
“Tentunya setelah mendapatkan ijin dari Menteri Kehutanan dalam melakukan pembebasan lahan,” ungkap Sekretaris kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moelyono, usai melakukan rapat koordinasi dengan Direksi PT Pupuk Kujang  secara tertutup di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro, Selasa (21/1/2014).
Dia menyatakan, ijin yang dibutuhkan dalam mendirikan pabrik diantaranya ijin mendirikan bangunan (IMB), ijin gangguan (HO), dan ijin usaha. Hal itu sudah dipersiapkan oleh Pemkab setempat dan menjamin tidak ada yang dipersulit hanya menunggu saat pelaksanaannya tiba.
“Bahkan kami berharap mereka segera beroperasi, karena pada akhir 2014 ini produksi Blok Cepu akan mencapai 165 ribu barel per hari,” tukasnya.
Pihaknya juga merencanakan perekrutan tenaga kerja diambil dari lokal Bojonegoro. Bahkan menyiapkan BUMD untuk terlibat pada industri turunan sebanyak 10 macam. Namun begitu, pihaknya enggan menyebutkan jenis industri ikutan tersebut.
Sementara itu, General Manager PT Pupuk Kujang, Sukamto, mengatakan, pupuk urea nantinya memiliki kapasitas produksi sebesar 3.500 ton/hari dengan pemanfaatan gas sebesar 85 million metrict british thermals units (MMBTU) dan kebutuhan air sebesar 1.500 meter kubik perhari.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan Pemkab Bojonegoro ya, jadi masih panjang prosesnya,” pungkas Sukamto.(rien)