Minta Pemerintah Data dan Berdayakan Lansia

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Karang Werda Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk memperhatikan keberadaan manusia lanjut usia (lansia) di wilayahnya. Salah satunya adalah memberdayakan dan mendata mereka.

Sekretaris perkumpulan Lansia, Karang Werda Bojonegoro, Eddy Sjio, mengungkapkan, data terakir jumlah lansia di Jatim pada tahun 2011 berjumlah 12.755 orang. Sedangkan, untuk di Bojonegoro terdata sekitar 500 lansia.

“Untuk yang di wisma indah sini jumlahnya 200,”imbuhnya.

Namun dia menyayangkan, data tersebut belum dapat diperbarui lagi lantaran Karang Werda disejumlah tempat cenderung pasif. Bahkan, tidak banyak yang tahu tentang keberadaan wadah tersebut.

“Pada intinya wadah ini ingin membahagikan semua lansia,” ujarnya.

Edy menjelaskan, wadah karang werda memiliki kegiatan yang positif sebagai bentuk pemberdayaan. Terlebih juga telah memiliki payung hukum.Yakni Perda Tahun 2004 tahun 2011 tentang kesejahteraan masyarakat lansia dan UU No 40 1988 tentang lansia.

“Tentu kita berharap agar perkumpulan lansia ini semua bisa aktif disemua tingkatan baik dari kecamatan hingga desa,” tutur Edy.

Baca Juga :   SPAM Katrol Pelanggan PDAM Blora

Dia menambahkan, Karang Weda Bojonegoro beberapa waktu lalu menjadi tuan rumah perkumpulan lansia se provinsi Jatim.

Kepala Keluarahan, Desa Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Sa’ad, mengatakan, wadah lansia di Bojonegoro ini memang termasuk aktif. Untuk itu pihak kelurahan antusias atas adanya wadah tersebut.
“Secara garis besar wadah karang werda seperti posyandu bagi para orang tua,” pungkasnya.(Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *