CSR Blok Gundih Diminta Untuk Bangun Jalan

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Camat Kradenan,Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Achmad Soleh, meminta, agar program Corporate Social Responbility (CSR) PT Pertamina EP yang melaksanakan Proyek Pengembangan Gas Jawa di Blok Gundih diarahkan untuk infrastruktur pembangunan jalan.

“Pada intinya dan yang harus diutamakan itu adalah bantuan CSR dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalan,” kata Soleh, Kamis (23/1/2014).

Mantan Camat Sambong ini menambahkan, jalan yang bagus  merupakan kebutuhan mutlak semua warga. Tanggung jawab pembangunan jalan  itu harus cepat dilakukan, karena bila tidak diperhatikan, maka  akan mudah menjadi bumerang bagi aktivitas penambangan itu sendiri.

Soleh menilai kondisi jalan yang baik, tentunya juga akan memperlancar aktivitas perusahaan dalam beroperasi. Yang terpenting lagi, meski sudah dibangun jangan hanya berhenti disitu saja. Karena seiring berjalannya waktu, tentunya aktivitas operasional juga akan akibatkan kerusakan jalan.

Bila sudah ada kerusakan, tambah dia, tetap menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memperbaikinya. Oleh karena itu, mereka juga harus melakukan upaya perawatan secara berkala, bilamana terjadi kerusakan harus segera diperbaiki.

Baca Juga :   Akui Kesulitan Buat Proposal Comdev

Pada bagian lain mantan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakertransos) Blora ini menyatakan, tanggung jawab sosial dalam konsep CSR itu bisa diwujudkan dengan memberikan bantuan yang berguna dan dibutuhkan warga sekitar desa-desa ring 1. Mereka  yang merasakan dampak langsung dari aktivitas penambangan.

“Itu harus diberikan, karena sudah menjadi tanggung jawabnya,” katanya.

Pertamina EP yang membangun Central Processing Plan (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kradenan, wajib diberikan kepada masyarakat sekitar lokasi proyek. Nantinya akan sangat membantu upaya pemberdayaan masyarakat.

Pemberdayaan itu, menurut Soleh, bisa diwujudkan dengan pemberian bantuan pelatihan dan ketrampilan bagi warga.  Intinya CSR itu berdampak pada peningkatan perekonomian warga.

“Jadi semua bisa saling menjaga hubungan simbiosis mutualisme,” pungkasnya.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *