SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Untuk penentuan program pemberdayaan masyarakat, operator ladang migas Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) akan melakukan survey kebutuhan masyarakat terlebih dahulu, dan berkoordinasi dengan dinas terkait di Bojonegoro, Jawa-Timur.
Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, dalam penentuan program pemberdayaan masyarakat termasuk juga dalam pilar pengembangan ekonomi, pastinya akan diawali dengan melakukan survey kebutuhan masyarakat terlebih dahulu, berkoordinasi dengan Bappeda dan Dinas terkait.
“Agar sinkron dengan program pemerintah dan juga Kepala Desa (Kades), Mas,” kata Rexy Mawardijaya melalui pesan pendek kepada suarabanyuurip.com, kamis (23/01/2014).
Dia menjelaskan, program peningkatan pendapatan masyarakat melalui pembiakan ternak kambing dan domba dengan sistem inseminasi buatan dan kawin alami di Kabupaten Bojonegoro sendiri sudah pernah dilaksanakan selama kurun waktu 2010 sampai dengan 2012 di 7 desa di tiga Kecamatan. (sam)