SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Masyarakat Kabupaten Blora, Jawa Tengah dikagetkan dengan pengungkapan kasus dugaan penyimpangan dana Bantuan Sosial (Bansos) untuk beberapa situs budaya yang ada di wilayah setempat. Terlebih dana yang diselewengkan tersebut berasal dari  APBD Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2011. Â
Hal itu diungkap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora yang baru-baru ini mengungkapkan ada Bansos fiktif di situs Blora yang nilainya menca[ai ratusan juta rupiah. Adapun situs yang menjadi sasaran, diantaranya, makam Sunan Pojok, situs Janjang, situs Samin Klopoduwur, situs makam Abdul Qohar, dan situs Jipang Panolan.
Dana bansos tersebut, sedianya untuk lima situs sejarah dan budaya di Blora. Namun demikian, dana tersebut tidak diketahui rimbanya, alias hilang secara misterius.
Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora, Slamet Pamudji, mengaku kaget informasi tersebut. Dia tidak tahu menahu soal dana Bansos dari APBD provinsi tahun 2011 tersebut.
â€Kami tak tahu soal dana Bansos itu. Kami juga tidak tahu kalau ada Bansos untuk situs-situs itu pada 2011 lalu,’’ ujarnya pada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (25/1/2014).
Mumuk, demikian dia akrab disapa menambahkan, ika memang ada dana Bansos untuk situs-situs sejarah dan budaya di Blora, seharusnya dikoordinasikan dengan pihaknya. Karena Dinasnya yang  mengurusi soal kebudayaan dan pariwisata, tentunya mengetahui keberadaan dana tersebut.
Sebelumnya, Kajari Blora, Â Mochamad Djumali, mengungkapkan, situs sejarah dan budaya di Blora dijadikan kedok untuk meraup dana Bansos dari Provinsi Jawa Tengah. Situs-situs tersebut, seolah-olah mengajukan proposal bantuan. Namun, setelah dana cair tidak sampai ke pengelola situs budaya tersebut.
“Kami terus mengumpulkan data dan bukti, sebab dana Bansos itu berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah,” beber Djumali.
Dia katakan, dalam alokasi APBD Provinsi Jateng tahun anggaran (TA) 2011, terdapat sejumlah bantuan untuk kegiatan sosial untuk semua kabupaten/kota di Jateng dana Bansos senilai Rp26 miliar. Â Dari jumlah itu sebagian masuk ke Blora dan alokasi dananya untuk bantuan ke situs-situs tersebut.
“Saya dan tim sudah cek ke lapangan, ternyata tidak tampak ada bekas pelaksanaan bantuan,” katanya.(ali)