SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Keberadaan industri minyak dan gas bumi (MIgas) memberikan dampak yang sangat besar bagi perkembangan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Menanggapi perkembangan cepat itu Aston Bojonegoro City Hotel telah dikonsepkan menjadi hotel bintang 3+ bertaraf international terdepan, untuk melayani tamu termasuk dari oil company (perusahaan minyak).
Director of Sales Aston Bojonegoro City Hotel, Sadang Purwanti, mengatakan, dari perusahaan minyak yang ada di Bojonegoro salah satunya adalah Exxon Mobil yang memiliki standart sendiri yang sangat rumit. Mereka memiliki level 1 sampai 10 dan Aston Bojonegoro City Hotel sudah di assesment oleh Exxon Mobil dengan point 9.
“Hotel yang bertaraf International di Jawa Timur hanya ada di sini, di Bojonegoro,†ujarnya Sasa, demikian perempuan energik ini akrab disapa, saat pers release dengan media, Sabtu (25/1/2014).
Perempuan kelahiran Surabaya ini menyampaikan, secara otomatis tamu dari seluruh perusahaan migas bahkan dari Houstoun akan menginap di Aston Bojonegoro City Hotel. Bahkan telah memenuhi standart safety yang sudah ditentukan secara international.
“Para pelancong akan menikmati mewahnya kolam renang luar ruang, pusat kebugaran dengan peralatan yang lengkap dan spa, dilengkapi dengan fasilitas restaurant yang meliputi café serta bar & hotel lounge mewah,†tandasnya.
Terpisah, Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengaku, sangat mengapresiasi keberadaan Aston Bojonegoro City Hotel karena akan menarik wisatawan selain keberadaan migas. Bahkan sangat senang karena putra asli Bojonegoro mau berbisnis dan datang dengan cara yang sangat professional. Memberdayakan masyarakat dengan merekrut tenaga kerja dari lokal bahkan makanan yang disajikan berbau Bojonegoro salah satunya Ledre yang dikemas secara international.
Kang Yoto, sapaan akrabnya, menegaskan, keberadaan Aston tidak akan menggeser keberadaan hotel-hotel lainnya karena pangsa pasar yang berbeda justru saling menguatkan. Karena banyak tamu yang menginap di luar Bojonegoro karena tidak ada hotel yang berbintang 3, kini tidak perlu jauh-jauh cukup di Bojonegoro saja.
“Sekarang kuliner menjadi laku, dan wisata kembali bergairah karena adanya Aston mini,†pungkasnya. (rien)