SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator ladang minyak Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) mengklaim sudah mengucurkan 27 ekor kambing penjantan pemacek dan domba di 6 wilayah sasaran program pengembangan ekonomi melalui bidang ternak, di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur pada tahun 2010-2012.
Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, 27 ekor kambing penjantan sudah direalisasikan kepada kelompok di enam wilayah yang menjadi sasaran program. Dengan sistem program pembiakan Inseminasi Buatan (IB) dan kawin alami. Sedangkan, dalam pelaksanaannya MCL bekerjasama dengan LSM LPKP sebagai pendamping program.
“Dimulai pada Bulan November 2010 sampai dengan Desember 2012. Enam wilayah sasaran program itu adalah, Desa Bandungrejo, Dukoh Kidul Kecamatan Ngasem, Desa Sukoharjo, Leran, Kecamatan Kalitidu, dan Desa Dander, Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro,” kata Rexy Mawardijaya kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (25/01/2014).
Dia menjelaskan, strategi pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan kelompok. Selama program berjalan telah terbentuknya 7 kelompok ternak kambing dan domba di 6 wilayah sasaran program tersebut.
“Untuk 27 kambing jantan pemacek MCL yang bantu. Sedangkan, untuk betina dan bantuan bibit rumput odot (rumput khusus untuk pakan ternak kambing dan domba) dari Dinas Peternakan Bojonegoro,” jelasnya.
Pria berkaca mata minus itu menambahkan, selain bantuan indukan domba Merino dan bibit rumput odot, Dinas Peternakan pada bulan Juni 2012 juga memberikan bantuan alat pemotong rumput (copper) dengan mesin desel untuk kelompok ternak Margo Mulyo Desa Dander, Kecamatan Dander. Dengan tujuan agar alat tersebut bisa digunakan untuk pengembangan pengolahan pakan alternatif bagi ternak kambing.
“Selama program berjalan, jumlah keturunan yang dihasilkan dari sistem kawin alami dengan pejantan bantuan dari MCL sampai dengan Bulan Desember 2012 adalah 659 ekor,” imbuhnya. (sam)