SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Dinas Pertanian, Pemkab Bojonegoro, Jawa-Timur akan melakukan cek lapangan terkait dengan keluhan petani sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu yang di operatori Mobil Cepu Ltd (MCL). Petani disana mengeluhkan tanaman padi yang terserang penyakit, dan dugaan kualitas pupuk yang jauh lebih baik dari musim tanam sebelumnya.
Kepala Dinas Pertanian, Bojonegoro, Djupari, mengatakan, akan menerjunkan tim yang menyangkut tentang keluhan yang diungkapkan petani. Hal itu agar bisa ditemukan kesimpulan apa yang menjadi penyebab terjadinya daun padi yang mengering itu.
“Kita cek kelapangn, apa penyebapnya, Mas,” kata Djupari melalui pesan pendek, Senin (27/01/2014).
Djupari menjelaskan, pemakaian pemupukan seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga, dapat menghasilkan yang memuaskan.
“Mestinya, pemakaian tersebut seharusnya berimbang, tidak boleh berlebihan juga tidak boleh kurang, dan yang lebih utama harus tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat tempat dan tepat cara,” imbuhnya menjelaskan. (sam)