Pertamina Sulit Diajak Kordinasi BPBD

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merasa kesulitan melakukan koordinasi dengan Pertamina terkait penanganan dan pencarian korban hilang atas terbakarnya kapal tangker milik PT Pertamina, MT Providen, beberapa hari lalu.

“Kesulitan kita, selain karena cuaca buruk juga karena kendala kordinasi yang kita rasakan dengan perusahaan (Pertamina),” jelas Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (27/1/2014).

Koordinasi yang dimaksud Joko Ludiyono adalah siapa yang bertanggung jawab dengan hilangnya korban ini. Selain itu, siapa pula yang bertanggung jawab atas keluarga yang ditinggalkan korban.

“Sampai-sampai saya datangi ke kantornya (Pertamina), saya ajak juga keluarga korban kesana,” jelas Joko menambahkan.

“Saya minta ada pihak yang bertanggung jawab,” tambah Joko.

Sementara itu dia menjelaskan telah melakukan koordinasi dengan CV rekanan dari PT Pertamina yang merekrut korban sebagai pekerja outsourching. Hasilnya CV tersebutlah yang akan bertanggung jawab atas hilangnya korban.

“Kalau untuk Pertamina, silahkan konfirmasi sendiri ya?” jawab Joko, ketika ditanya apakah BUMN tersebut mau bertanggung jawab atas hilangnya korban. (edp)

Baca Juga :   Stiker Keluarga Miskin di 12 Desa Sekitar Migas Blok Cepu Terpasang Serentak

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *