PMI Blora Dirikan Posko

PMI Blora

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Belum pulihnya jalur pantura akibat banjir yang melanda Kabupaten Pati, Kudus, Demak dan sekitarnya dalam seminggu terakhir ini,  menjadikan adanya pengalihan jalur ke ruas jalan  Blora-Cepu atau Blora-Semarang, Jawa Tengah. Hal itu menyebabkan beberapa ruas jalan di wilayah setempat mengalami kerusakan sehingga mengharuskan para pengguna jalan harus ekstra hati-hati.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan,  Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Blora mendirikan dua posko di Kecamatan Jiken dan di Depan Kantor Kecamatan Cepu.

“Di tiap posko kami siagakan mobil ambulance dan tim medisnya,” ujar Ketua Cabang PMI Blora, Umi Kulsum  kepada suarabanyuurip.com, Senin (27/1/2014).

Mobil ambulance tersebut, ungkap Umi Kulsum, disiagakan selama 24 jam. “Untuk antisipasinya, karena dilapangan Tim Satuan Penanggulangan Bencana (Satgana) selalu siap dan siaga juga di setiap posko,” ujar Umi.

Bukan hanya itu, selama siaga di posko  anggota satgana juga melakukan patroli berkeliling jalan yang dilintasi kendaraan berat,  terutama di ruas jalan provinsi.

Baca Juga :   3 Hari Mati Baru Diperbaiki

Umi menjelaskan, pendirian posko dan pensiagaan mobil ambulance ini untuk  memberikan pelayanan kepada pengguna jalan, sebab jalan alternatif  yang melintas Blora kondisinya cukup jelek dan rawan kecelakaan.”Siapa tahu ada kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sementara itu, di Posko Cepu ada sekitar 20 anggota satgana yang selalu siaga untuk antisipasi kemacetan maupun memberi tindakan medis kepada pengguna jalan yang alami kasus kecelakaan. Namun sejak posko didirikan Sabtu, (24/1/2014) lalu, belum ditemukan kasus kecelakaan.

“Sementara masih minus kasus,cuma yang ramai penerimaan bantuan banjir dari masyarakat. Bantuan itu mayoritas berupa pakaian bekas pantas pakai,beras,gula,mie instan,dan air mineral,” sambung Anggota Satgana Cepu, Agung Tri.

Agung mengatakan, rencananya posko akan tetap didirikan hinga Rabu mendatang. Sedangkan untuk bantuan dari masyarakat itu, direncanakan akan dikirim ke lokasi korban banjir. “Rencana dikirim setelah posko selesai. Dan pengirimannya dicarikan lokasi tempat korban banjir yang terparah,” kata Agung, mengungkapkan.

Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang mengirmkan bantuannya, karena selain tunggu di posko, tim satgana juga jemput bola di rumah masyarakat yang mau menyumbang.

Baca Juga :   Lima Rumah di Bojonegoro Terbakar

“Bahkan informasi sementara dari rekan-rekan  relawan, belum semuanya masuk. Kalaupun toh nantinya kita tidak bisa mengirimnya langsung ke lokasi akan kita setorkan ke PMI Blora, biar PMI Blora yang mendistribusikan ke lokasi banjir,” pungkas Agung.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *