SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Dalam pelaksanaan Pemilu legislatif yang direncanakan pada 9 April 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Jawa Tengah dipastikan akan memakai kotak dan bilik suara lama. Piranti coblosan Pemilu 2004 silam itu, saat ini sedang diperbaiki untuk digunakan pada pesta demokrasi mendatang.
Selama ini, kotak dan bilik suara berbahan dasar alumunium tersebut, disimpan di gudang KPU Blora. Perangkat ini pernah dipakai untuk pemilihan Gubernur Jawa Tengah dan pemilihan Bupati Blora.
‘’Kondisinya masih bagus. Karena itu akan digunakan lagi,’’ ujar Ketua KPU Blora, Arifin, Rabu (29/1/2014) kepada SuaraBanyuurip.com.
Arifin menyampaikan, setelah dipakai dalam Pemilu tahun 2004 serta pemilihan gubernur dan bupati, kotak dan bilik suara dilepas untuk memudahkan penyimpanan. Selain kondisinya masih layak dipakai, kotak dan bilik suara itu jumlahnya sesuai dengan kebutuhan.
Arifin merinci kotak dan bilik suara yang akan dipakai dalam Pemilu 2014 di Blora sejumlah 8.080 unit. Perangkat tersebut akan dipergunakan untuk 2.020Â Â tempat pemungutan suara (TPS).
Saat ini KPU Blora sudah menyuruh beberapa pekerja untuk merakit kembali kotak dan bilik suara tersebut, sehingga waktu pendistribusian sudah siap. Perakitan berlangsung sejak Senin (20/1/2014) lalu itu hingga kini belum selesai.
‘’Setelah selesai dirakit, kotak dan bilik suara tersebut akan didistribusikan ke kecamatan secara bertahap,’’ katanya. (ali)