SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro-Tiga pencuri menyatroni rumah warga tionghoa saat ditinggal merayakan tahun baru Cina atau imlek, Jum’at (31/1/2014). Dua pelaku berhasil ditangkap dan digebuki warga, sedangkan satu orang berhasil melarikan diri.
Pencurian di siang bolong itu terjadi di Rumah Arif Susanto, Jalan Tritunggal, Kelurahan Karangpacar, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur. Saat itu korban sedang beribadah di Klenteng.
Namun belum sempat menggasak barang-barang milik korban, aksi pelaku kepergok warga yang sebelumnya sudah curiga. Sebab sebelum masuk ke rumah korban pelaku sempat mengganti nomor polisi mobilnya di dekat Masjid di kelurahan setempat.
“Waktu ke masjid mereka mengendarai mobilnya kencang sekali, kami sudah curiga kalau ada apa-apa dengan mobil itu,” ujar Edi Purwanto (48), warga setempat di lokasi kejadian yang mengaku ikut menangkap pelaku.
Kecurigaan warga ternyata benar. Mobil tersebut kemudian berhenti di depan rumah Arif Susanto. Padahal saat itu korban tidak sedang berada di rumah karena merayakan Imlek di Klenteng.
Beberapa warga kemudian melakukan pengintaian dan setelah pelaku masuk rumah korban baru dilakukan penangkapan. Dalam penyergapan itu dua pelaku SG dan EK, keduanya warga Sidoarjo berhasil dibekuk warga. Sedangkan satu orang berhasil melarikan diri.
Warga yang kesal atas perbuatan pelaku kemudian beramai ramai menghakiminya sebelum akhirnya menyerahkannya ke kantor polisi. “Tadi sempat dipukuli warga,” ujar Edy, melanjutkan ceritanya.
Dugaan sementara dua pelaku merupakan perampok lintas kota, yang sudah sering melakukan aksi serupa di beberapa wilayah.
“Kasus ini masih kami dalami,â€ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi Joes Indra Lana Wira. (rien)