Rencana Desalinasi Belum Jelas

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Rencana desalinasi air laut untuk kebutuhan injeksi puncak produksi minyak Banyuurip, Blok Cepu yang sempat diwacanakan dan menjadi berdebatan di tingkat pusat hingga daerah sampai saat ini belum ada kejelasan.

“Belum ada kabar lagi, masih belum diputuskan,” kata Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Elan Biantoro kepada suarabanyuurip.com

Apakah tetap menggunakan konsep lama, yakni penggunaan air Bengawan Solo? Elan mengatakan, bahwa sejauh ini sempat akan ada opsi selain meggunakan sistem desalinasi. Hanya saja, pihaknya tidak menjelaskan secara detail opsi tersebut.

“Rencananya akan ada cara baru diluar desalinasi,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR RI, SW Yudha, mengungkapkan, bahwasanya desalinasi tidak jadi diterapkan. Alasannya, sistem tersebut dinilai berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan Karena harus menyuling air laut menjadi air tawar.

Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya juga belum memberikan komentar mengenai kepastian penerapan sistem desalinasi dalam mendukung puncak produksi Banyuurip.

Baca Juga :   Nyatakan Tak Ada Kebocoran Pipa Minyak

Sempat direncakan, desalinasi akan menggunakan sistim 50% air dari bengawan solo dan 50 % air laut.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *